MENGENAL TANAMAN ROSELA

TEH ROSELLA atau TEH MERAH dikenal dengan nama beragam :

Teh Rosella,
Hibiscus tea,
Teh Mekkah,
Teh Yaman.

Disebut juga :
Karkade (Arab),
Kezeru (Jepang),
Merambos Hijau (Jateng),
Asam kesur (Meranjat),
Kesew Jawe (Pagar Alam),
Asam Jarot (Sp. Padang),
Asam Rejang (Muara Enim)
dan
Hisbiscus Sabdariffa L. (Latin)

Identifikasi LIPI : 364/IPH.i.02/If.8/2004 - 11 Juni 2004

Di Indonesia belum banyak masyarakat yang memanfaatkan tanaman Rosela. Sementara di negara lain, Rosela sudah banyak dimanfaatkan sejak lama. Selain untuk pengobatan, tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan salad, saus sup, minuman, sari buah, asinan, manisan, selai, puding, sirup dan jeli.


Kandungan Gizi


Menurut DEP.KES.RI. No.SPP.1065/35.15/05, setiap 100 gram Rosella mengandung :
  • 260-280 mg vitamin C;
  • 486 mg Kalsium;
  • vitamin D, B1 dan B2;
  • Magnesium;
  • Omega 3;
  • Beta Karotin;
  • Asam Amino Esensial, seperti lysine dan agrinine;
  • banyak mengandung serat.
Khasiat Teh Rosela

Kelopak bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L) jika diminum secara rutin, memiliki banyak manfaat, diantaranya:
  1. Menurunkan tekanan darah tinggi
  2. Mengurangi kekentalan darah
  3. Memperlancar buang air kecil dan besar (efek diuretik)
  4. Membersihkan usus
  5. Anti Kejang
  6. Anti bakteri
  7. Mengobati cacingan
  8. Mengurangi nyeri sendi
  9. Menghambat/mencegah pertumbuhan sel kanker
  10. Mencegah penyakit jantung dan stroke
  11. Menormalkan kadar gula darah, asam urat dan kolesterol
  12. Mengatasi batuk, sakit tenggorokan, sariawan
  13. Menjaga kehalusan kulit dan mengurangi keriput
  14. Mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Cocok untuk program diet.
  15. Membasmi virus TBC
  16. Mengurangi ketergantungan obat / narkoba
  17. Mencegah penuaan dini dan meremajakan sel-sel tubuh
  18. Mengandung kalsium, beta karoten, Omega 3 dan vitamin C yang tinggi
  19. Sebagai pengganti cairan elektrolit yang hilang setelah berolahraga
  20. Mengatasi kurang gairah dan lemah syahwat.
Penggunaan Rosela untuk Pengobatan

Di Indonesia, penggunaan Rosela di bidang kesehatan belum begitu populer, sedangkan di negara-negara lain, pemanfaatan dan khasiat rosela dalam dunia pengobatan sudah tidak asing lagi. Di India, Afrika dan Meksiko, seluruh bagian tanaman rosela berfungsi sebagai obat tradisional. Daun atau kelopak bunga yang direbus dengan air diakui berkhasiat sebagai peluruh kencing dan merangsang keluarnya empedu dari hati (choleretic). Selain itu juga dapat menurunkan tekanan darah (hypotensive), mengurangi kekentalan (viskositas) darah, dan meningkatkan peristaltik usus. Seorang ahli Farmakognosi dari Senegal telah merekomendasikan ekstrak kelopak rosela untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Di Afrika Timur, rebusan kelopak rosela yang dikenal dengan nama Sudan Tea, digunakan untuk mengurangi batuk. Penduduk asli Brasil menggunakan rosela sebagai tonikum, emolient dan sebagai bahan pelarut untuk mengurangi rasa pahit. Dalam kaitan aktivitas rosela sebagai diuretik koleretik, penurun kekentalan darah, penurun tekanan darah dan perangsang peristaltik usus diduga berasal dari kandungan gossypetin, anthocyanin dan glucoside hibiscin yang ada di dalamnya.

Hasil Penelitian Rosela Sebagai Antioksidan
  1. Pada tahun 2006, Ir. Didah Nurfarida M.Si, peneliti dari Ilmu dan Teknologi Pangan IPB pernah melakukan penelitian yang hasilnya adalah kandungan antioksidan yang terdapat dalam rosela lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan antioksidan yang terdapat pada Kumis Kucing, yakni sebesar 1,7 mmol/prolox.
  2. John McIntosh, peneliti dari Institute of Food Nutrition and Human Health, Massey University, Selandia Baru mengekstrak rosela dengan mengeringkan kelopak bunganya pada suhu 50 derajat Celcius selama 36 jam. Selanjutnya, 3 gram rosela hasil pengeringan diencerkan dengan 300 ml air yang kemudian dimasukkan ke dalam spektrofotometer. Hasilnya, rosela terbukti mengandung 24% antioksidan dan 51% autosianin.
Hasil Penelitian Khasiat Rosela pada Manusia
  1. Terdapat penurunan tekanan darah sistolik sebesar 11,2% dan tekanan darah diastolik sebesar 10,7% setelah diberi terapi teh rosela selama 12 hari pada 31 penderita hipertensi sedang, dibandingkan dengan kelompok kontrol (Haji Faraji, 1999).
  2. Terdapat penurunan kreatinin, asam urat, sitrat, tartrat, kalsium, natrium dan fosfat dalam urine 36 pria yang mengonsumsi jus rosela sebanyak 16-24g/dl/hari (Kirdpon, 1994).
Penggunaan Rosela Sebagai Bahan Makanan dan Manfaat Lain

Di India Barat dan tempat-tempat tropis lainnya, kelopak segar rosela digunakan untuk pewarna dan perasa dalam membuat anggur rosela, jeli, sirup, gelatin, minuman segar, puding dan cake. Kelopak kering bisa dimanfaatkan untuk membuat teh, jeli, selai, es krim, serbat, mentega, pai, saus, tart dan makanan pencuci mulut lainnya.

Kesaksian Mereka yang Merasakan Keajaiban Rosela

Kesibukan yang padat dalam pekerjaan membuat Arneliza sering melupakan kesehatannya. Sebagai pengusaha muda, waktunya banyak tersita untuk mengerjakan laporan dan strategi penjualan. Tanpa disadari, faktor kelelahan menyebabkan asam urat yang ia derita sering kambuh, sehingga kedua telapak tangannya sering terasa kaku. Belum lagi, masalah berat badan yang tidak terkontrol seringkali mengganggu aktivitasnya. Namun, hatinya tergugah ketika membaca khasiat teh rosela di sebuah majalah kesehatam. Tanpa pikir panjang, ia pun memesan teh rosela. Setiap hari,, ia bisa menghabiskan 1 liter teh herbal rosela. Caranya, bunga rosela direbus tanpa gula dan disimpan dalam botol agar bisa diminum setiap saat, terutama sesudah makan. Alhamdulillah, dalam waktu 6 bulan, berat badannya turun hingga 8 kg dan keluhan kaku-kaku di tangan hilang sama sekali.

(dikutip dari Buku Khasiat dan Manfaat Rosela karangan Dra. Herti Maryani dan Lusi Kristiana, Apt.)


Keunggulan Teh Rosela :
  • Kadar air sangat rendah (proses pengeringan/penjemuran 4 - 5 hari), sehingga tidak mudah berjamur;
  • Masa kadaluarsa 2 tahun;
  • Kualitas : Kelopak Bunga Pilihan;
  • DINKES RI : P-IRT NO. 9.12.34.03.02.094;

Cara Penyajian :

1. Ambil 3 - 5 kelopak bunga Roselle lalu masukkan ke dalam 1 gelas (200 ml) air mendidih.













2. Aduk dan diamkan sekitar 5 sampai 15 menit, hingga airnya berwarna merah.












3.Untuk mendapatkan rasa yang lebih enak bisa ditambah gula pasir / Tropicana Slim / madu.













4.Untuk rasa yang lebih nikmat & segar, tambah kan es batu secukupnya.














Kemasan
: 80gr / bungkus

Harga
: Rp. 15.000,-



Perhatian :
TIDAK COCOK UNTUK PENDERITA MAAG (IRITASI LAMBUNG) KRONIS, TEKANAN DARAH RENDAH DAN WANITA HAMIL.