KEKENTALAN DARAH DALAM TUBUH, MENGAPA TERJADI???

Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu "Mengapa harus minum air putih banyak-banyak. .?"
Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa dijelaskan sbb:

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.

Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas
80%.Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah. !!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%,
Sementara darah memiliki Komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas
sehari.

Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.
Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari...?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...?
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri.Dari otak....?

Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana jadinya...),
melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental..
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah)
Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ' kan ...?

Nah saat darah kental meng alir lewat otak, perjalanannya agak terhambat..

Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen,

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang makan...)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental.... ),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang

Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.

Anda yang pilih...!

Memahami dampak kolesterol

Oleh Dr. Budiana SpPD *

KOLESTEROL sudah sangat sering didengar di telinga oleh sebagian besar masyarakat. Umumnya kolesterol hanya dihubungkan dengan pandangan negatif.
Selain itu lazimnya terdapat anggapan bahwa kelebihan kolesterol hanya dihubungkan dengan makanan berlemak. Hal ini memang tidak salah, tetapi bila sumber kolesterol dalam darah hanya dianggap bersumber dari asupan makanan, maka ini merupakan anggapan yang salah.

Sebenarnya kolesterol merupakan salah satu molekul biologis yang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Senyawa lemak komplek ini memiliki beberapa fungsi penting seperti membuat hormon seks dan adrenalin serta membentuk dinding sel. Oleh karena tubuh memang membutuhkannya, maka kolesterol secara terus-menerus dibentuk atau disintesis di dalam hati. Bahkan 70% kolesterol dalam darah merupakan hasil sintesis dalam hati, sedangkan sisanya
30% merupakan sumbangan asupan makanan. Selama jumlah kolesterol, baik hasil sintesis maupun yang bersumber dari makanan masih seimbang dengan tingkat kebutuhan, maka tubuh akan tetap sehat. Namun dengan perkembangan pola hidup masyarakat yang cenderung banyak mengonsumsi makanan berlemak, maka tingkat asupan kolesterol menjadi lebih tinggi dari tingkat kebutuhannya.

Asupan makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang berlangsung secara terus-menerus berakibat pada peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Kelebihan kolesterol (hiperkolesterolemia) inilah yang menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan.

Apakah kolesterol itu?

Kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan dan berupa seperti lilin yang diproduksi oleh tubuh kita, terutama di dalam hati. Fungsi kolesterol bagi tubuh adalah untuk membuat: hormon seks (penting bagi perkembangan dan fungsi organ seksual), hormon korteks adrenal (penting pada metabolisme dan keseimbangan garam dalam tubuh), vitamin D (untuk menyerap kalsium dalam tubuh), garam empedu (membantu usus menyerap lemak).

Secara umum, jika kita periksa kolesterol (profil lemak) di laboratorium akan mendapatkan hasil sebagai berikut: kolesterol total, HDL (high density lipoprotein), LDL (low density lipoprotein), dan trigliserid. Namun dalam kaitannya dengan kesehatan, HDL dan LDL merupakan dua komponen yang paling utama untuk diperhatikan. Hal ini berhubungan dengan aterosklerosis.

Kolesterol total, HDL, LDL, dan trigliserid

Kolesterol adalah salah satu turunan lemak yang beredar dalam darah kita. Tubuh memproduksi kolesterol dari sel sel tubuh, hati juga menghasilkan sekitar 1 gr/hari. Selain itu tubuh juga mendapatkan kolesterol dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari, terutama dari kuning telur, kerang-kerangan seperti udang, kepiting, jeroan (usus, babat, hati, limpa, otak, ginjal, dan jantung) serta makanan yang berasal dari susu (mentega, keju). Kolestrerol ini dalam
jumlah terbatas sangat penting untuk kesehatan tubuh. Hanya saja bila jumlahnya sampai berlebihan akan menimbulkan hiperkolesterolemia. Sebaiknya kadar kolesterol dalam darah tidak lebih dari 200 mg/dl.

HDL kolesterol sering disebut sebagai kolesterol baik. Sementara LDL kolesterol yang mengangkut paling banyak kolesterol dalam darah dan cenderung mengendap di dalam arteri disebut sebagai kolesterol jahat. HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit dan mampu membawa kelebihan kolesterol jahat di pembuluh arteri untuk dibuang. Jadi HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan mencegah aterosklerosis (pengapuran pembuluh darah). Dalam kolesterol total, jumlah HDL hanya sekitar 25 %. Untuk itu, batas normal HDL adalah 40-45 mg/dl bagi laki-laki dan 45-55 mg/dl bagi wanita.

Trigliserid adalah sejenis lemak. Sebagian besar lemak tubuh kita berbentuk trigliserid. Seperti kolesterol, pada tingkat normal trigliserid bersifat positif terhadap kesehatan. Namun dari hasil penelitian menunjukkan kalau kadar trigliserid meningkat, maka bisa memicu timbulnya penyakit jantung, terutama pada wanita yang kelebihan berat badan, punya tekanan darah tinggi dan menderita diabetes melitus. Tingginya trigliserid sering disertai dengan HDL rendah. Kesatuan dari ketiga faktor trigliserid, HDL, obesitas kaitannya dengan sakit jantung dinyatakan dengan sindrom metabolik. Dulu tingkat trigliserid di bawah 500 mg/dl tidak dianggap berbahaya. Namun Asosiasi Jantung Amerika menetapkan agar kadar trigliserid sebaiknya di bawah 150 mg/dl dan lebih baik lagi kalau di bawah 100 mg/dl.

Kolesterol dan aterosklerosis

Aterosklerosis adalah mengerasnya timbunan lemak pada dinding arteri, berasal dari bahasa Yunani ather (bubur= timbunan lemak lembek seperti bubur) dan scleros (keras). Akibat ateroslerosis ini menyebabkan rusaknya dinding arteri, sehingga mengganggu jalannya aliran darah ke otot jantung dan organ tubuh lain yang bisa mengakibatkan serangan jantung. Proses aterosklerosis sebenarnya sudah dimulai sejak masa kanak-kanak, seiring dengan meningkatnya konsumsi makanan, terutama makanan siap saji (junk food). Bahkan bayi usia tiga bulan saja mulai terkena. Masa remaja bisa diperkirakan sebagai masa kepastian penyakit ini terjadi. Sebenarnya ada dua faktor lain yang menyebabkan aterosklerosis ini selainkolesterol yaitu, tekanan darah tinggi dan merokok.

Kolesterol dan stroke

Kelebihan kadar kolesterol, khususnya LDL kolesterol dalam jangka panjang akan menyebabkan akumulasi yang bertambah banyak dari aterosklerosis yang pada level tertentu akan membentuk gumpalan darah yang disebut trombus. Gumpalan ini akan membesar secara cepat sehingga menutup lubang arteri dan menghentikan aliran darah ke jantung atau otak. Bila yang tersumbat arteri ke jantung maka terjadi serangan jantung, sedangkan bila yang tersumbat arteri ke otak maka terjadi stroke.

Seperti telah dijelaskan bahwa LDL kolesterol merupakan penyebab langsung terjadinya aterosklerosis. Oleh karena itu penurunan kadar LDL kolesterol akan mengurangi risiko aterosklerosis dan secara otomatis akan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Sementara itu HDL kolesterol yang bersifat anti aterosklerosis merupakan faktor yang bisa mengurangi penyakit jantung dan stroke. Dengan semakin tingginya kadar HDL maka risiko penyakit jantung akan semakin kecil.

Kolesterol dan obesitas

Obesitas atau kegemukan adalah penumpukan lemak tubuh yang melebihi batas normal. Pada dasarnya kegemukan merupakan penimbunan lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Jumlah lemak normal pada laki-laki dewasa rata-rata berkisar 15-25% dari berat badan total dan wanita sekitar 20-25%. Jumlah lemak pada tubuh seseorang umumnya meningkat sejalan dengan bertambahnya usia, terutama disebabkan melambatnya metabolisme dan berkurangnya aktivitas fisik.

Umumnya laki-laki sehat memiliki kadar lemak lebih rendah dibandingkan wanita. Orang gemuk sebagian besar menyimpan lemaknya di bagian perut dan selebihnya di bagian pinggul atau paha. Pada umumnya orang gemuk memiliki kadar trigliserid tinggi dan disimpan di bawah kulit. Perlu diperhatikan bahwa simpanan trigeliserid ini merupakan bahan utama pembentukan VLDL (very low density lipoprotein) dan LDL di hati yang akan masuk ke dalam cairan darah. Berkaitan dengan ini, maka kegemukan cenderung menjadi penyebab meningkatnya kadar kolesterol total, VLDL, dan LDL kolesterol.

Kolesterol dengan keturunan

Penelitian kedokteran menunjukkan bahwa berbagai penyakit mempunyai hubungan dengan keturunan. Dalam kaitan dengan keturunan, kadar lemak yang abnormal dikenal dengan : familial hiperkolesterolemia, hipo HDL, familial hipertrigliserid. Kejadian ini biasanya ditandai dengan kadar kolesterol total sampai diatas 400 mg/dl atau kadar HDL di bawah 35 mg/dl pada usia yangrelatif muda dalam satu keluarga, meskipun pada orang ini justru rajin berolah raga,
pola makan kaya serat, jarang mengonsumsi lemak hewani, dan tidak merokok.

Kolesterol dan jenis kelamin

Berdasarkan jenis kelamin, pada laki-laki sampai usia sekitar 50 tahun memiliki risiko 2-3 kali lebih besar dibandingkan dengan wanita untuk mengalami aterosklerosis oleh kolesterol. Pada wanita usia di bawah 50 tahun atau setelah menopause (mati haid), memiliki risiko yang sama dengan laki-laki. Masa premenopause, wanita dilindungi oleh hormon estrogen sehingga dipercaya mencegah terbentuknya aterosklerosis. Estrogen dalam kaitan dengan kolesterol bekerja dengan cara meningkatkan HDL dan menurunkan LDL pada darah. Setelah menopause, kadar estrogen pada wanita akan menurun, risiko hiperkolesterol dan aterosklerosis akan menjadi setara dengan laki-laki.

Bagaimana mencegahnya?

Untuk mencegah peningkatan kadar kolesterol darah, beberapa tindakan dapat dicoba dilakukan, yaitu dengan mengubah gaya hidup dengan mengonsumsi makanan sehat, seperti memperbanyak buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan. Aktif berolah raga sesuai usia, dan tidak merokok.

Kebiasaan merokok menyebabkan menurunnya kadar HDL kolesterol seseorang. Namun bila modifikasi pola hidup tidak berhasil, sebaiknya konsultasikan ke dokter dan bisa diberikan terapi obat penurun kolesterol. Biasanya obat yang direkomendasikan antara lain dari golongan statin dan golongan fibrat, tergantung jenis abnormal apakah dari kolesterol atau trigliseridnya.

Perlu untuk diketahui pengobatan hiperkolesterol harus dilakukan dengan disiplin ketat dan teratur dalam waktu yang panjang. Bahkan pada pasien hiperkolesterol oleh faktor keturunan, kemungkinan konsumsi obat sampai seumur hidup. Terlebih lagi bila penderita tidak mengubah gaya hidupnya.

* Penulis, dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Atambua


Kandungan Jelly Gamat

* Protein 86,8 %
* 80% kolagen
* Mucopolysacarida
* Condroitin Sulfat dan Glukosamin
* Omega 3
* Mineral
* Bio Active Element

Manfaat yang telah dirasakan oleh para konsumen Jelly gamat Luxor antara lain membantu :

* Mempercepat penutupan luka pada penderita Diabetes serta menghilangkan bau pada luka gangren
* Meredakan gangguan sakit lambung
* Meringankan sakit pada persendian / arthritis
* Menghentikan pendarahan pada wasir
* Mempercepat penyembuhan pasca operasi maupun bersalin
* Memperbaiki tekstur kulit menjadi lebih licin dan kenyal
* Menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida
* Meringankan penderita asma

http://jeligamat-info.blogspot.com/

Cara meningkatkan kolesterol baik hdl

Kadar kolesterol anda merupakan indikator kesehatan jantung. Semakin tinggi kadar kolesterol HDL, semakin baik untuk kesehatan.

Dokter anda menyarankan agar menurunkan kadar LDL (low-density lipoprotein) dan meningkatkan kadar HDL (high-density lipoprotein). Meskipun hal tersebut bisa membingungkan, tapi merupakan langkah terbaik untuk menurunkan risiko terkena penyakit jantung.


Kenali HDL lebih lanjut

Kolesterol dibawa melalui darah anda dengan menempel pada protein. Ikatan antara kolesterol dan protein disebut lipoprotein.

* Low-density lipoproteins. LDL atau kolesterol �buruk� membawa kolesterol ke seluruh tubuh, menyimpan kolesterol sepanjang dinding pembuluh darah arteri, kolesterol membentuk plak yang sehingga pembuluh darah arteri menjadi keras dan sempit. Hal ini yang kemudian menyebabkan penyakit jantung koroner arteri.

* High-density lipoproteins. HDL atau kolesterol �baik� mengambil kelebihan kolesterol di dalam darah dan membawanya kembali ke hati untuk selanjutnya dikeluarkan dari tubuh. Semakin tinggi kadar HDL, semakin rendah kadar kolesterol dalam darah.

Dalam suatu studi, kenaikan HDL sebesar 1% berarti menurunkan risiko penyakit jantung koroner arteri sebesar 2%. Dalam studi yang sama, partisipan dengan kadar kolesterol HDL tertinggi mengalami penurunan risiko penyakit jantung koroner setengahnya dibandingkan partisipan dengan kadar kolesterol HDL terendah.

Berikut ini cara meningkatkan kolesterol "baik" HDL:

# Pasang Target

Kadar kolesterol diukur dalam satuan miligram (mg) kolesterol per desiliter (dL) darah. Sebagian besar orang harus mencapai kadar 60 mg/dL atau lebih. Jika di bawah 40 mg/dL akan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Pada pria, kadar kolesterol HDL rata-rata berkisar 40-50 mg/dL. Berterimakasihlah pada hormon wanita yang memberikan efek positif pada kolesterol HDL, Rata-rata wanita bervariasi, dengan kolesterol HDL berkisar 50 to 60 mg/dL. Namun, baik pria dan wanita akan lebih baik jika menaikkan rata-rata tersebut.
Bila anda tidak mengetahui kadar HDL anda, tanyakan dokter anda untuk tes kolesterol. Bila kadar HDL anda tidak berada di dalam kisaran yang diinginkan, maka dokter anda dapat merekomendasikan perubahan gaya hidup untuk meningkatkan kolesterol HDL anda.

# Rubahlah Gaya Hidup.

Gaya hidup anda memiliki dampak besar terhadap kolesterol HDL anda. Bahkan perubahan kebiasaan sedikit saja dapat membantu anda mencapai target HDL anda.

1. Jangan Merokok.
Merokok menurunkan kolesterol HDL dan meningkatkan kecenderungan darah anda menggumpal. Bila anda perokok, berhentilah. Agar berhasil, anda dapat mencoba lebih dari satu strategi pada waktu yang bersamaan. Misalnya, kombinasikan pengobatan untuk menurunkan efek nikotin dengan kelompok pendukung atau konseling. Bicarakan dengan dokter anda mengenai pilihan yang dapat digunakan untuk berhenti.

2. Menjaga berat badan yang sehat.
Berat badan dapat mempengaruhi kadar kolesterol. Tapi ada kabar bagus, jika anda kelebihan berat badan, bahkan kehilangan beberapa pon saja dapat meningkatkan kadar HDL anda. Setiap kehilangan 1 kg (2 pon), HDL anda dapat bertambah 0.35 mg/dL dan kurang lebih 1 mg/dL untuk setiap 3 kg (6 pon). Untuk mempertahankan berat badan anda dalam kisaran yang sehat, fokuslah pada perubahan pola makan dan berolahraga. Motivasikan diri anda dengan mengingat manfaat dengan menurunkan berat badan, seperti jantung yang lebih sehat, lebih berenergi, dan kekebalan tubuh meningkat.

3. Olahraga.
Dalam suatu studi, aerobik yang rutin dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL 3-9%. Lakukanlah aerobik sedikitnya 30-60 menit sesering mungkin setiap minggu. Sebaiknya, olahraga setiap hari atau joging setiap hari, naik sepeda atau berenang. Jika tidak bisa melakukan olahraga dalam satu waktu khusus, maka anda dapat melakukannya dalam beberapa waktu dalam satu hari.

4. Pilih Lemak sehat.
Diet yang sehat meliputi beberapa lemak, namun ada batasannya. Diet yang sehat bagi jantung, 25-35% dari total kalori harian berasal dari lemak, tetapi lemak jenuh sebaiknya dihitung kurang dari 7% dari total kalori harian. Hindari makanan yang mengandung lemak trans, yang dapat meningkatkan kolesterol LDL dan menurunkan HDL. Misalnya, margarin, produk roti, dan semua yang mengandung minyak sayur terhidrogenasi sebagian (partially hydrogenated vegetable oil). Lemak tak jenuh tunggal(Monounsaturated fat) ditemukan dalam zaitun, minyak kacang & canola yang lebih sehat dan meningkatkan HDL. Kacang-kacangan, ikan, dan makanan lain yang mengandung asam lemak omega-3 merupakan pilihan yang baik.

5. Bijaklah konsumsi alkohol
Dalam beberapa studi, konsumsi alkohol yang bijak(terutama anggur merah) berkaitan dengan meningkatnya kadar kolesterol HDL. Namun, manfaatnya tidak terlalu besar untuk dapat direkomendasikan pada orang yang bukan peminum. Jika anda memilih untuk meminum alkohol maka lakukanlah secara bijaksana. Artinya tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita dan satu sampai dua gelas sehari untuk pria.

Makan Sayur dan Buah, Umur Tambah 14 Tahun!

Jakarta - Kabar baik buat pencinta buah dan sayuran segar. Apalagi jika tak minum minuman beralkohol dan tidak merokok. Usia harapan hidup mereka bisa bertambah 14 tahun. Inilah hasil riset yang dilansir di Inggris baru-baru ini!

Seperti yang dilansir BBC News beberapa bulan silam, sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 20.000 orang, selama lebih dari satu dekade menemukan orang yang tidak memenuhi kriteria hidup sehat memiliki kemungkinan meninggal empat kali lipat lebih banyak dibandingkan mereka yang menjalani hidup sehat. Riset ini dilakukan dengan mengabaikan berat badan dan tingkat sosial hidup mereka.

The Public Library of Science Medicine Study menganjurkan orang untuk melakukan sedikit perubahan sederhana dalam hidup agar berusia lebih panjang.

Penelitian yang pernah dilakukan oleh University of Cambridge dan Medical Research Council ini dilakukan di Norfolk, Inggris antara tahun 1993 dan 2006.

Sampel responden yang diambil berumur antara 45 sampai 79 tahun. Dengan mengabaikan status sosial meskipun sebagian besar reesponden berkulit putih, dan dalam keadaan sadar, dan tidak memiliki masalah kanker ataupun penyakit jantung.

Kesimpulan yang didapat mereka yang dapat hidup lebih lama adalah orang yang memiliki kategori sebagai berikut: saat ini tidak merokok, mengkonsumsi antara 1-14 unit alkohol per minggu (kira-kira sekitar setengah gelas dan tujuh gelas wine), mengkonsumsi 5 jenis sajian buah-buahan dan sayuran setiap hari dan selalu hidup aktif.

Pada kategori terakhir tersebut juga dapat diartikan mereka yang memiliki pekerjaan tidak banyak bergerak dan melakukan olah raga sekitar setengah hingga satu jam sehari, atau mereka yang memiliki pekerjaan yang banyak begerak seperti perawat atau tukang ledeng.

"Ini artinya sebagian besar dari populasi manusia yang ada sebenarnya dapat merasakan keuntungan dengan menjalani hidup sehat yaitu dengan melakukan perubahan sederhana," ungkap Professor Kay-Tee Khaw dari University of Cambridge.

Tim peneliti tersebut juga menemukan bahwa mereka yang telah menjalani empat point pola tersebut memiliki tingkat kematian yang lebih rendah dalam suatu periode dibanding mereka yang tidak. Dan seorang wanita berumur 60 tahun yang tidak menjalani keempat cara hidup sehat diatas memiliki resiko kematian yang sama dengan wanita berusia 74 tahun yang menerapkan keempatnya.

"Kami telah mengetahui secara individual, mengukur mereka yang tidak merokok dan berolah raga dapat memberi pengaruh dalam memperpanjang usia, tetapi ini adalah pertama kalinya kami melihatnya keduanya secara bersamaan," ujar Professor Kay-Tee Khaw, yang memimpin riset ini.

"Dan kami juga menemukan bahwa kelas sosial dan BMI (Body Mass Index) sesungguhnya tidak berperan disini."

Terdapat penurunan kematian yang disebabkan oleh penyakit cardiovascular. Ditemukan bahwa penyebab terbesar adalah mereka yang tidak menjalani keempat pola hidup sehat tersebut memiliki lima kali resiko kematian lebih besar dibandingkan mereka yang menjalani keempatnya. Perlu diketahui bahwa pola hidup sehat dan kematian karena kanker juga memiliki suatu hubungan.

"Ini merupakan berita baik sebab dengan menjalani hidup sehat, orang dapat mengurangi resiko kematian karena penyakit jantung dan sirkulasi darah," ujar Judy O'Sullivan dari British Heart Foundation.

"Dengan tidak merokok, minum alkohol, melakukan olah raga dan makan banyak buah-buahan dan sayuran, manusia dapat memiliki kesempatan untuk hidup lebih lama," imbuhnya lagi.

Seorang pembicara dari Departemen Kesehatan Inggris mengatakan: "Setiap orang memiliki tanggung jawab terhadap kesehatan dirinya sendiri, seperti terlihat pada tahun lalu saat dikampanyekan gerakan 'Small Change, Big Difference' –memperlihatkan bahwa setiap perubahan kecil dalam hidup mereka dapat memiliki efek langsung pada kesehatan mereka."

Nah, ingin merasakan hidup lebih lama? Belum terlambat jika Anda mulai menerapkan pola hidup sehat ini dari sekarang!
sumber: detik


Kandungan Propolis adalah :

Propolis mengandung semua Vitamin kecuali vitamin K.

Propolis mengandung semua Mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur.

Propolis mengandung 16 rantai Asam amino esensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.

Propolis mengandung Bioflavanoid, yaitu zat antioksidan sebagai suplemen sel.

Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.

Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :

Propolis sebagai antibiotic alami, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.

Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya :thypus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.

Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.

Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.

Propolis sebagai Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya :maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, luka baker dan sebagainya.

Propolis sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.

Propolis berfungsi untuk membersihkan pembulu darah dan detoksifikasi

Propolis berfungsi sebagai pembuangan racun, misalnya : asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus dan sebagainya..

Propolis juga penyembuh ajaib bagi penyakit seperti Tumor, jantung dan pembuluh darah, diabetes mellitus, ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak, infeksi, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf, arthritis dan rematik.

Propolis sebagai penetral racun dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan kuat

Propolis meningkatkan System kekebalan tubuh.


Fungsi propolis bagi tubuh manusia adalah,
  1. Antibiotik alami
  2. Meningkatkan kekebalan tubuh
  3. Anti kanker
  4. Nutri yang bergizi tinggi
PENYEMBUHAN PROPOLIS
  • Batuk, asma, bronchitis, paru-paru, sinusitis, flu, demam, sakit kepala
  • Luka benda tajam, luka terbakar (Infeksi)
  • Infeksi kewanitaan
  • Herpes, penyakit kulit serta penyakit jamur
  • Jerawat, bisul
  • Infeksi kulit, telinga, dan gigi
  • Wasir, ambeien
  • Kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dan diabetes
  • Darah tinggi, darah rendah
  • Hepatitis / liver
  • Asam urat, rematik
  • Radiasi
  • Stres, Parkinson
  • Gangguan pencernaan, maag
Sediakan dirumah anda sebagai Dokter Pribadi Anda

http://propolis-info.blogspot.com/

Turunkan Kolesterol dengan Buah Naga

DULU, buah naga atau dragon fruit masih asing terdengar. Tak banyak orang yang tahu. Tapi sekarang buah ini dicari. Kandungan manfaatnya tak kecil. Menyehatkan jantung, menurunkan kolesterol, memperlancar peredaran darah, mengurangi tekanan emosi, dan menetralkan racun dalam darah.

Pada umumnya buah naga dinamakan sebagai pelepas dahaga karena kandungan airnya yang sangat tinggi, sekitar 90 persen dari berat buah yang rata-rata mencapai 0,5-1 kg. Rasanya juga cukup manis karena kadar gulanya mencapai 13-18 briks.

Buah naga termasuk tanaman tropis. Tanaman ini tumbuh baik pada curah hujan 600-1.300 mm per tahun. Temperatur maksimum berkisar 38-40 derajat Celsius dan berat rata-rata buah ini berkisar antara 300-500 gram. Buah naga termasuk dalam keluarga kaktus. Tetapi bukan kaktus biasa, melainkan kaktus pemanjat Hylocereus undatus. Disebut pemanjat karena batangnya memanjat batang tanaman lain ketika ditemukan pertama kali di dalam hutan.

Sebagian besar sumber menyebutkan bahwa buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Selatan. Buah ini mulai dibudidayakan di beberapa negara, di antaranya, Taiwan, Vietnam, Israel, dan Australia. Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Prancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan orang China, buahnya dianggap membawa berkah. Buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar. Warna merah buah ini mencolok sekali. Karena itulah, orang Vietnam lalu menyebutnya buah naga (thang loy).

Nama buah ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan dragon fruit. Sumber lain mengatakan bahwa buah ini disebut buah naga karena kulit buah ini dipenuhi jumbai-jumbai menyerupai sisik seekor naga. Batangnya berbentuk segitiga, durinya pendek sekali, dan tidak mencolok. Karena ini pulalah, pohon buah naga disebut "kaktus tak berduri".

Turunkan Kolesterol

Keunikan tanaman buah naga adalah batangnya berbentuk segitiga, durinya pendek sekali, dan tidak mencolok. Bagian yang paling aneh adalah bunganya. Mekarnya mulai senja, kalau kuncup bunga sudah sepanjang 30 cm, dan mahkota bagian luar yang krem itu mekar pada pukul sembilan (kira-kira), disusul mahkota bagian dalam yang putih bersih, meliputi sejumlah benang sari yang kuning. Bunga seperti corong itu akhirnya terbuka penuh tengah malam. Itulah sebabnya ia disebut night blooming cereus. Sambil mekar penuh, ia menyebar bau yang harum.

Ada empat jenis buah naga, yaitu buah naga daging putih (Hylocereus undatus), buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus), buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis). Dari keempat jenis buah naga tersebut, buah naga daging putih paling digemari dan diminati. Selain bentuk dan ukurannya yang lebih besar, buah naga daging putih juga lebih segar karena rasa masamnya yang khas.

Menurut Lanita Somali Msc MSEd, Kepala Unit Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Politeknik Kesehatan Jakarta ll, biji buah naga kaya akan lemak tak jenuh ganda yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, mengikat kolesterol yang ada di dalam tubuh, sangat baik untuk sistem peredaran darah, penyeimbang kadar gula, menormalkan kadar gula darah yang dapat menyebabkan kolesterol, mengurangi tekanan emosi, dan menetralkan racun dalam darah.

Kandungan serat buah naga mencapai 0,7-0,9 gram per 100 gram daging buah dan sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Di dalam saluran pencernaan, serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol) yang kemudian dikeluarkan bersama tinja. Dengan demikian, semakin tinggi konsumsi serat, semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh. "Seratnya tinggi, bagus untuk pencernaan serta menjaga keseimbangan dalam tubuh. Kadar serat yang terkandung di dalam buah naga sekitar 0,3-0,9 gram," kata Lanita.

Serat pangannya (dietary fiber) mampu memperpendek transit time, yaitu waktu yang dibutuhkan makanan sejak dari rongga mulut hingga sisa makanan dikeluarkan dalam bentuk feses. Serat pangan sangat baik untuk mencegah penyakit diabetes melitus, jantung, stroke, kanker, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Buah naga merupakan sumber vitamin dan mineral yang cukup baik. Kadar vitamin B1-nya mencapai 0,3 mg per 100 gram daging buah. Buah ini juga kaya akan betakaroten. Betakaroten merupakan provitamin A yang akan diubah menjadi vitamin A. Vitamin A ini berguna bagi proses metabolisme. Betakaroten ini juga berfungsi sebagai antioksidan yang menetralkan radikal-radikal bebas di dalam tubuh manusia. Kemampuan betakaroten bekerja sebagai antioksidan berasal dari kesanggupannya untuk menstabilkan radikal berinti karbon. Karena betakaroten efektif pada konsentrasi rendah oksigen, ia dapat melengkapi sifat antioksidan tinggi oksigen.

Buah naga juga mengandung kalium, zat besi, protein, kalsium dalam jumlah yang cukup baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Zat-zat ini menetralkan racun dalam darah, meningkatkan daya pengelihatan dan mencegah hipertensi.