Jam Biologis

Jam Biologis


Gambar di bawah merupakan gambaran ideal Jam Biologis Normal seseorang dari Populasi/Masyarakat  Umum. Bangun pagi hari subuh, serapan pagi sekitar jam 08.00, beraktivitas hingga jam 12.00, makan siang antara jam 12.00-01.00, makan malam sekitar jam 20.00 malam dan tidur sekitar jam 22.00 malam.

Selain siklus alamiah, aktivitas Jam Biologis juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan misalnya suhu dan ketinggian lokasi geografis dimana ia berada, jumlah dan banyaknya makan besar, jadwal dan durasi tidur, faktor psikologis, serta faktor keturunan (genetis).


Berdasarkan aktivitas Jam Biologis tersebut, kita dapat menyesuaikannya dengan gaya hidup kita, tips dibawah ini merupakan acuan standar, dapat disesuaikan dengan jenis aktivitas harian masing-masing:
Bangun pagi hari subuh (sekitar jam 05.00)

Berolah raga ringan sekitar jam 06.00 untuk membantu proses pemberhentian sekresi melatonin dan menimbulkan rasa lapar

Sarapan pagi (makan kecil, karena kalau jumlah asupan karbohidrat dan protein yang terlalu banyak bisa meningkatkan aktivitas sistem peredaran darah yang akhirnya menimbulkan rasa lelah internal tubuh dan kantuk)

Beraktivitas (bekerja, sekolah/kuliah) antara jam 08.00 hingga jam 12.00, sekitar jam 09.00-11.00 waktu yang terbaik pikiran bekerja, waktu yang baik untuk meeting dan mempelajari pelajaran yang sulit

Jam 12.00-14.00 waktu untuk makan siang dan istirahat, pada jam ini semangat/gairah mulai menurun, untuk menaikkannya kembali sambil istirahat sebaiknya minum minuman yang mengandung kafein misalnya teh yang agak kental atau kopi

Jam 14.00-16.00 waktu reaksi/respon fisik tercepat

Jam 16.00-18.00, aktivitas fisik sebaiknya diturunkan, olahraga ringan dan rileks misalnya sambil minum teh, untuk mengimbangi fisik yang mulai lelah

Sekitar jam 18.00 ini hindari makanan mengandung karbohidrat dan protein yang tinggi, khususnya penderita tekanan darah tinggi (hipertensi), karena pada jam ini Jam Biologis menunjukkan puncak tekanan darah tertinggi, selain itu sekitar jam ini suhu tubuh tertinggi sehingga waktu yang tepat untuk perawatan kulit karena pori-pori terbuka lebar.

Sekitar jam 20.00, makan malam, diikuti dengan aktivitas ringan seperti menonton televisi, membaca novel atau majalah

Sekitar jam 22.00, tidur, demikian seterusnya (bagi anda yang mengalami gangguan tidur, baca di sini tips untuk mengatasinya)
Dengan melakukan  tips Gaya Hidup Sehat yang sering kita dengar dan mengharmonisasikannya dengan Jam Biologis, kita akan memiliki Gaya Hidup Sehat yang lebih baik, sehingga kualitas hidup kita akan meningkat, dan menikmati indahnya kehidupan.


JAM KERJA BIOLOGIS ORGAN TUBUH MANUSIA

" JAM KERJA BIOLOGIS ORGAN TUBUH MANUSIA "
oleh: Prof. dr. Soeharsoyo SpAk

LAMBUNG,
Jam 07:00 - 09:00.
Daya kerja lambung sedang kuat2nya.
Dianjurkan utk sarapan yg bergizi tinggi pada jam ini.

JANTUNG,
Jam 11:00 - 13:00,
Hindari panas berlebih dan olah fisik,
terutama bagian yg ada keluhan di pembuluh darah.

HATI / LIVER,
Jam 13:00 - 15:00,
Kondisi liver sedang lemah,
dgn istirahat sejenak akan terjadi proses regenerasi sel2 hati.

PARU-PARU,
Jam 15:00 - 17:00,
Paru paru sedang lemah,
istirahat dan nafas dgn teratur utk mengembalikan energi paru paru.

GINJAL,
Jam 17:00 -19:00,
Ginjal dalam kondisi kuat,
terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan sel otak.
Ini jam terbaik utk belajar.

LAMBUNG,
Jam 19:00 - 21:00,
Lambung sedang lemah.
Diusahakan jangan mengkonsumsi makanan padat yg sulit dicerna,
atau lebih baik berhenti makan.

LIMPA,
Jam 21:00 23:00,
Limpa dalam kondisi lemah,
terjadi proses pembuangan racun tubuh dan regenerasi sel limpa.
Jika wajah menjadi agak pucat dijam ini, artinya limpa ada gangguan.

JANTUNG,
Jam 23:00 - 01:00,
Jantung sedang dalam kondisi lemah.
Waktunya istirahat utk pemulihan energi tubuh.

HATI / LIVER,
Jam 01:00 - 03:00,
Liver dalam kondisi kuat,
terjadi proses pembuangan racun hasil metabolisme tubuh.
Ini saatnya terjadi regenerasi sel.

PARU-PARU,
Jam 02.30 - 04:30,
Kondisi paru paru sedang kuat,
terjadi pembersihan dan pembuangan racun atw kotoran diparu paru.
Akan terjadi batuk, bersin dan berkeringat bila paru2 kotor.
Ini jam terbaik utk "Qiyamul lail".
Saat sujud pd waktu inilah..mengalirnya darah yg kaya akan oksigen ke otak tertentu.. yg tdk bs di alirkan Darah pd saat sujud diwaktu siang..

USUS BESAR,
Jam 05:00 - 07:00,
Usus besar dalam kondisi kuat,
biasakan B.A.B di jam ini
agar kotoran, racun dan sisa sistem pencernaan dapat dikeluarkan semua.

Semoga bermanfaat....

Bantu share yah utk peduli kesehatan.

Menaikkan Berat Badan Dengan Makan Pare

Menaikkan Berat Badan Dengan Makan Pare

Minggu, 07 Juli 2013 08:25

Vemale.com - Peria atau lebih dikenal dengan nama pare adalah tumbuhan merambat yang asalnya dari India bagian barat, tepatnya di Assam dan Burma. Suku labu-labuan ini biasa dimanfaatkan sebagai sayuran dan bahan obat. Wujudnya panjang, dengan warna hijau dan seperti ada gelembung-gelembung yang rata di seluruh tubuhnya. Rasanya agak pahit, dan biasanya disajikan sebagai oseng pare atau dikukus dan diisi dengan adonan siomay.
Di negara-negara Asia Timur seperti Jepang, Korea dan China, pare ini digunakan sebagai bahan obat yang dapat mengatasi gangguan pada pencernaan, obat pencahar, merangsang muntah serta dapat menambah semangat. Biasanya sebagai obat, pare dikapsulkan sebagai jamu alami.
Kandungan beta karoten pada pare dua kali lebih besar daripada brokoli, sehingga ia dapat membantu mencegah penyakit kanker, penyakit jantung serta serangan infeksi virus.
Efek lain dari pare ini, dapat membantu merangsang nafsu makan, sekalipun rasanya pahit namun ia cukup efektif menimbulkan nafsu makan Anda sehingga membantu menaikkan berat badan.
Buah yang kabarnya berkhasiat mengatasi penyakit diabetes ini kata akan nutrisi yang bermanfaat.
Nilai nutrisi pare per 100 gram, seperti dikutip dari Wikipedia:
Energi 19 kcal
Karbohidrat 4.32 gram
Lemak 0,18 gram
Protein 0,84 gram
Air 93,95 gram
Vitamin A 1%
Vitamin B1 4%
Vitamin B2 4%
Vitamin B3 2%
Vitamin B5 3%
Folat 13%
Vitamin C 55%
Vitamin E 1%
Vitamin K 5%
Kalsium 9mg
Zat besi 0,38 mg
Kalium 319 mg
Natrium 6mg
Seng 0,77 mg
Ada tiga jenis pare yang bisa Anda temukan di pasar dan bisa dikonsumsi:
Pare Gajih
Budidaya pare yang paling disukai dan sering juga disebut pare putih atau pare mentega. Panjang buahnya sekitar 30-50 cm dengan berat rata-rata 200-500 gram
Pare Hijau
Bentuknya lonjong, kecil dengan warna hijau dan gelembung-gelembung yang agak halus. Rasanya agak pahit dan daging buahnya tipis.
Pare Ular atau pare belut
Buahnya bulat panjang, dan agak melengkung dengan panjang yang bisa mencapai 60 cm. Permukaan kulit buahnya belang, mirip dengan kulit ular, namun daging buahnya tidak terlalu pahit.
Ingin mencoba meningkatkan nafsu makan dan meraih berat ideal? Yuk sajikan sayur pare sebagai salah satu menu Anda. (vem/bee)

Tips Unik dan Menyehatkan Dengan Tanaman Herbal

Tips Unik dan Menyehatkan Dengan Tanaman Herbal

Jum'at, 28 Juni 2013 17:01

Vemale.com - Dilansir dari WomansHealth, ada beberapa metode unik yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan. Metode ini memang bisa dikatakan mudah, namun cukup 'mentah. Yaitu dengan menggunakan tanaman herbal untuk dikonsumsi sehari-hari.
Namun manfaat yang Anda dapatkan bisa sangat baik untuk memperbaiki mood, fungsi otak dan kesehatan Anda. Selain itu juga bisa membantu Anda mendapatkan energi yang menyehatkan
Rosemary
Rosemary adalah sebuah tanaman herbal yang sering digunakan dalam masakan di Eropa dan Amerika. Sebuah studi mengatakan bahwa Anda bisa mencium aroma rosemary bisa meningkatkan performa otak Anda. Anda bisa menggunakan minyak rosemary dan menguapkannya supaya bisa dihirup.
Konon hal ini bisa membuat Anda lebih fokus, tidak mudah lupa dan menjadi lebih kreatif. Hal ini karena kandungan dalam rosemary yang dihirup bisa menyatu dengan darah dan membuat kemampuan kognitif kita lebih brilian.
Lavender
Kabarnya, mengunyah bunga lavender baik bagi kesehatan Anda. Memang pada umumnya lavender digunakan sebagai tanaman anti nyamuk. Namun bila dimakan, Lavender bisa membuat Anda lebih tenang, tidak mudah cemas dan mudah tidur.
Well, lavender memang tidak umum seperti sayur lalapan untuk dimakan. Bila tips ini terlalu ekstrim buat Anda, bisa juga dengan menggunakan aromaterapi Lavender atau konsumsi suplemen yang mengandung lavender.
Mint
Salah satu tanaman herbal yang berkhasiat lainnya adalah mint, Disarankan mengunyah daun mint agar bisa membuat Anda lebih konsentrasi di jam kerja dan tidak mudah mengantuk.
Namun bila Anda merasa tidak biasa, Anda bisa menggantinya dengan permen karet mint atau meleburkan daun mint dalam resep jus buah Anda. Dijamin rasanya akan lebih segar dan membuat pikiran Anda ikut fresh.
Beberapa herbal di atas mudah ditemukan di swalayan. Tidak ada salahnya mencoba meredakan stres dengan menggunakan bahan-bahan dari alam. Cobalah beberapa tips di atas supaya bisa membantu Anda jadi lebih rileks, bugar dan mudah konsentrasi.

Efek Samping Bunga Rosella

Efek Samping Bunga Rosella


Akhir-akhir ini produk pengobatan herbal cukup diminati di Indonesia. Ada berbagai jenis tumbuhan yang bisa diolah menjadi obat herbal yang alami dan diklaim tidak memiliki efek samping. Salah satu yang paling banyak beredar di pasaran adalah produk olahan bunga rosella. Jenis tumbuhan ini memang dikenal memiliki sejuta manfaat terutama bagi kesehatan. Tapi meskipun secara klinis bermanfaat, Anda tetap harus berhati-hati sebab efek samping rosella juga turut mengintai.

Herbal Bukan Berarti Tak Memiliki Efek Samping
Selama ini masyarakat kita cenderung memahami bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan herbal nyaris tidak memiliki efek yang samping seperti halnya senyawa sintetik kimia. Paradigma ini perlu diluruskan sebab meskipun herbal sepenuhnya berbahan alami namun bukan jaminan 100% tak diiringi efek samping. Perlu diketahui bahwa pada jenis dan kondisi tertentu, tumbuhan juga memiliki sifat racun bagi manusia.
Rosella sendiri secara klinis terbukti menyehatkan. Kandungan vitamin, asam amino, beta karoten, omega 3 dan zat-zat lainnya, yang memang dibutuhkan tubuh, terkandung di dalamnya. Rosella terbukti mampu meningkatkan kekebalan tubuh, mengusir migraine, kolesterol, asam urat, dan penyakit lainnya. Namun di balik semua khasiat tersebut, harus secara jelas diinformasikan bahwa ternyata rosella juga memiliki efek samping.

Efek Samping Rosella
Menurut beberapa pakar herbalis, pengobatan dengan bahan-bahan alami memiliki efek samping yang tak mengenakkan seperti rasa sakit perut, mual bahkan sampai mengalami diare. Tapi efek samping ini tidak berbahaya selama tidak berlangsung lebih dari 3 hari. Reaksi tersebut disebut DOC atau Direction of Cure yang menunjuk pada proses detoksifikasi racun dari dalam tubuh. Jadi dengan kata lain proses tersebut merupakan bagian dari cara obat herbal melawan racun. Namun jika berlangsung berhari-hari, Anda tentu patut waspada.
Gejala DOC jarang ditemukan pada orang-orang yang mengkonsumsi produk herbal rosella.  Keluhan serius lainnya juga belum ditemukan selain laporan jantung yang berdebar-debar. Namun berdasarkan penelitian mendalam yang dilakukan oleh Peter Harwick, rosella diduga memiliki efek yang buruk terhadap kesehatan ginjal jika dikonsumsi dalam takaran yang tidak tepat. Lebih lanjut Peter, dalam jurnal Australian Food Plants Study Group, menyatakan bahwa ada jenis ternetu dari rosella yang tak baik untuk dikonsumsi. Jenis tersebut adalah Native Rosella atau Hibiscus heterophyllus.

Uji Klinis Terhadap Efek Samping Rosella
Di Indonesia sendiri, telah dilakukan uji klinis terhadap pernyataan Peter tersebut. Uji Coba sendiri dilakukan pada sampel tikus winstar. Berdasarkan pengamatan para peneliti, ada perbedaan kondisi ginjal antara tikus yang diberi rosella secara terus menerus dengan tikus yang tidak diber rosella. Tikus yang diberi rosella mengalami perubahan hidrolik ginjal.
Lebih lanjut diterangkan bahwa perubahan hidrolik ginjal tersebut boleh jadi disebabkan oleh sifat dieresis rosella yang jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama akan menyebabkan kerusakan ginjal.  Selain itu, dijelaskan pula bahwa kandungan vitamin C pada rosella yang cenderung tinggi bisa menjadi faktor tambahan penyebab kerusakan ginjal. Vitamin C yang dikonsumsi secara terus menerus dan dalam dosis yang berlebihan akan memicu efek batu pada ginjal dan merangsang ginjal melakukan apa yang disebut filterisasi air seni sehingga dalam jangka panjang bisa saja memangkas usia manusia.

Konsumsi Dengan Takaran Yang Tepat
Efek samping rosella memangtak bisa dipungkiri, hal ini berdasarkan uji klinis yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Namun perlu Anda cermati bahwa efek samping tersebut mengancam para konsumen yang mengkonsumsi rosella dalam takaran yang tidak tepat dan dengan jangka waktu yang cukup lama. Jadi bisa juga diasumsikan bahwa rosella aman jika konsumen menggunakan dosis yang tepat.



Manfaat Bunga Rosella Sebagai Antikanker dan Antihipertensi

Manfaat Bunga Rosella Sebagai Antikanker dan Antihipertensi


Mayoritas orang jelas tahu manfaat bunga Rosellahttps://www.deherba.com/components/com_jvcl/assets/images/signal.gif, minimal dari maraknya pemasaran teh herbal yang beredar di pasaran. Teh bunga Rosellahttps://www.deherba.com/components/com_jvcl/assets/images/signal.gif dikenal dengan rasanya yang asam dan menyegarkan. Bunganya merupakan bunga tunggal dan memiliki sekitar 8-11 helai kelopak dengan panjang sekitar 1 cm dan berwarna merah. 

Kelopak bunga Rosella banyak dimanfaatkan oleh mayoritas masyarakat untuk bahan minuman kesehatan.
Sebenarnya, seluruh bagian tanaman ini memiliki manfaatnya tersendiri mulai dari kelopak bunga, buah, sampai daunnya. Selain bisa dimanfaatkan untuk membuat teh, puding, salad, dan sirup dengan rasa yang menyegarkan, bunga Rosella juga sangat ampuh untuk mengobati berbagai jenis penyakit seperti kanker dan hipertensi.

Beberapa zat gizi yang terkandung di dalam bunga Rosella meliputi protrin, riboflavia, niasin, dan juga zat besi dalam kadar yang cukup tinggi. Bahkan, kandungan zat besinya mencapai 8,89 mg/100 gramnya.
Selain itu, bunga Rosella juga mengandung vitamin C, vitamin A, dan juga belasan jenis asam amino yang sangat diperlukan tubuh. Misalnya, kandungan arginin yang berfungsi untuk meremajakan sel.

Rosella juga mengandung kalsium, protein, dan zat besi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Makanya, dengan mengonsumsi Rosella secara konsisten, kebutuhan tubuh akan zat besi dapat terpenuhi sehingga proses pembentukan hemoglobin dapat berlangsung secara normal.

Seiring dengan banyaknya orang yang mengonsumsi Rosella secara tradisional, terutama untuk alasan kesehatan, maka semakin tinggi rasa penasaran para ilmuwan untuk meneliti kandungan dan khasiat di dalam tanaman ini. 

Misalnya, penelitian atas tanaman Rosella dilakukan oleh Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan IPB di tahun 2006 silam, yang mengungkapkan bahwa tanaman Rosella memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dengan jumlahnya yang mencapai 1,7 mmol/ prolox.

Untuk mendapatkan jumlah antioksidan sebanyak itu, hanya dibutuhkan 3 kuntum Rosella yang dikeringkan, dengan berat sekitar 1,5 gram saja.

Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, konsumsi Rosella secara rutin tentu dapat membuat radikal bebas yang merusak bagian inti sel bisa disingkirkan.

Itulah yang menyebabkan tanaman Rosella ini memiliki khasiat antikanker. Kandungan yang paling bermanfaat ialah antosianin yang berperan dalam menghindarkan kerusakan sel dari bahaya sinar ultraviolet berlebihan.
Sama halnya dengan hasil penelitian ilmuwan IPB, hasil serupa juga diperoleh olehJohn McIntosh dari Selandia Baru, yang meneliti tanaman Rosella dengan cara mengekstraknya pada suhu 50 derajat selama lebih kurang 36 jam.

Kemudian, 3 gram Rosella yang sudah kering tersebut, diencerkan di dalam air sebanyak 300 ml. Lalu, larutan tersebut dimasukkan dalam tabung spektrofotometer.

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Rosella memang mengandung antosianin sebanyak 51 presen dan antioksidan sebanyak 24%.

Hasil temuan tersebut kemudian digunakan oleh Yun-Ching Chang dari Taiwan untuk menguji seberapa besar efektifitas Rosella dalam menghambat aktifitas leukemia ataukanker darahhttps://www.deherba.com/components/com_jvcl/assets/images/signal.gif.

Hasilnya, pigmen alami tanaman Rosella bukan hanya dapat menghambat pergerakan kanker, namun juga dapat mematikannya. Dosis normal yang diberikan ialah 4 mg/ml Rosella.

Selain untuk kanker, Rosella juga berperan untuk menurunkan tekanan darah tinggi (antihipertensi). Penelitian yang dilakukan oleh Haji Tarkhani dan Haji Faraji dari Iran menyebutkan bahwa Rosella memiliki sifat hipotensif atau antihipertensi.

Pengujian tersebut pernah dilakukan pada sebanyak 54 orang penderita hipertensi yang diberikan secangkir teh Rosella. Hasilnya, setelah 12 hari mengonsumsi teh Rosella tersebut, nilai sistolik dan diastolik para peserta menurun signifikan. 


Manfaat dan khasiat teh merah (rosella tea)

Manfaat dan khasiat teh merah (rosella tea)



By myredtea

Warnanya yang cantik tanpa zat pewarna, rasanya sedikit masam, manis bercampur nikmat alami lagi. Ternyata dibalik kelezatanya, teh merah mempunyai beribu khasiat yang luar biasa banyaknya. Apalagi setelah diadakan beberapa penelitian di beberapa perguruan tinggi ternama, dan laboratorium. Hasilnya sungguh mengejutkan, banyak sekali manfaat dan khasiat pada teh merah, yang tidak di temukan pada teh teh yang lain. Hal inilah yang membuat nama teh merah booming di masyarakat, tidak hanya di Indonesia tapi sudah tersebar ke manca negara.

Spesial yang ingin tampil fit, awet muda & ideal. Ternyata kesehatan sangat berharga dibanding segalanya. Tanpa kesehatan hidup ini pastilah kurang berarti. Jaga kesehatan sejak sekarang. Tubuh manusia sangat rentan terhadap berbagai macam racun & radikal bebas yang terbentuk dari proses metabolisme di dalam tubuh. Dari luar tubuh, racun yang masuk bisa berasal dari asap kendaraan, polusi udara, makanan berpengawet, zat pewarna makanan, sayuran pestisida, makanan yang mengandung bahan kimia lainnya.

Toksin atau racun yang ada dalam tubuh kita ini akan mengganggu kesehatan mulai dari pegal-pegal, sering menguap, bau mulut tak sedap, sesak nafas, migrain atau yang paling ditakuti sebagai penyebab timbulnya kanker dan mempercepat Osteoporosis. Ini perlu diwaspadai dan kita perlu mencari solusi agar kita dan keluarga yang kita cintai dapat mencegah sedini mungkin.

Kini hadir Teh merah bunga rosella: minuman kesehatan yang terbuat dari bahan alami yaitu dari Rosella Flower, bubuk biji anggur & sari apel. Banyak orang terbantu kesembuhannya dengan minum teh merah bunga rosella: mulai dari kolesterol tinggi, trigliserid tinggi, TBC, Katarak, Osteoporosis, bahkan bisa membantu proses penyembuhan kanker dan tumor ganas.


Manfaat teh merah

  • · Dapat mengurangi kepekatan/kekentalan darah
  • · Membantu proses pencernaan
  • · Mencegah peradangan pada saluran kencing dan ginjal
  • · Penyaring racun pada tubuh
  • · Mencegah kekurangan Vitamin C
  • · Melancarkan peredaran darah
  • · Melancarkan buang air besar
  • · Menurunkan kadar penyerapan alcohol
  • · Penahan kekejangan

Manfaat lain dari teh merah:
  • · Membantu menurunkan hipertensi & kolesterol
  • · Membantu menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes
  • · Bersifat menetralkan racun alias detosifikasi
  • · Membantu mengurangi panas dalam & sembelit
  • · Membantu meredakan pusing / migrain
  • · Membantu menyeimbangkan berat badan & menghaluskan kulit
  • · Menormalkan darah rendah atau darah tinggi
  • · Mencerdaskan otak
  • · Menyehatkan mata
  • · Meredakan batuk kronis
  • · Menurunkan suhu badan
  • · Maag menahun
  • · Mengurangi kecanduan narkoba
  • · Mebambah gairah SEX dan bikin tambah lama
  • · Dan lain-lain yang bisa anda cari di search engine… Atau media yang mengupas tentang kesehatan

Khasiatnya dapat mengobati :
  • · Tekanan Darah Tinggi ( Hipertensi )
  • · Batu Ginjal
  • · Batuk
  • · Lemah syahwat
  • · Letih, Lesu
  • · Demam
  • · Tekanan Perasaan
  • · Gusi berdarah
  • · Penyakit kulit
  • · Gigitan Serangga
  • · Luka
  • · Kurang darah
Oleh karena itu, hati-hati, jangan sampai salah pilih, jangan sampai tertipu dengan harga yang murah tapi tidak aman dikonsumsi. Pastikan anda mendapatkan teh merah bunga rosella dari distributor resmi kami, karena produk kami sudah benar-benar teruji, dan sudah mendapatkan sertifikasi dari Dinas Kesehatan. 100 % Asli, aman, berkhasiat, dan tanpa efek samping.